Jujur
saat mereka berkata tidak pada “aku dan kamu” dengan tegas aku berkata YA…
Sampai
pada pertengahan aku masih tetap memperjuangkanmu Sendiri tanpa kamu menghiraukanya, memang semua salahku, aku yang
salah mengapa aku memiliki perasaan cinta terhadapmu yang pada kenyataannya
cinta ku tak kunjung terbalas. Aku bertahan sendiri dengan keyakinan suatu hari
nanti kamu akan datang dengan sendirinya, tanpa aku yang meminta. Aku bertahan
dengan cinta ku yang begitu besar kepadamu, dengan rasa cinta inilah aku
menerjang hembusan angin yang kencang, terjangan badai, untuk kamu tau betapa
besar perjuanganku untukmu..
Aku
selalu berusaha mencari celah untuk dapat melihat mu, untuk melepas semua rasa
rindu yang mendalam. Berusaha memberitahu mu lewat sinyal-sinyal yang ku
berikan tapi apa yang ku dapat? Semua
NIHIL .. tapi tidak semudah itu untuk
aku mundur, berbagai macam cara ku lakukan untuk dapat melepas semua kerinduan
yang ada pada hatiku. Sungguh aku sudah lelah dengan semua ini, aku lelah
menunggu mu melihatku disini, aku lelah menantimu datang untukku, aku lelah
memberikan semua sinyal-sinyalku untukmu, aku lelah dengan semua orang yang
tidak menginginkan kita, aku lelah membuatmu nyaman saat dengan ku, dan aku
lelah memperjuangkanmu sendiri. Namun sampai saat ini rasa cintaku yang tak
pernah lelah menghadapi sikap dinginmu juga sikapmu yang menganggap aku tak ada
dan terlebih sikapmu yang tak memperdulikan aku. Memang disituasi ini aku yang salah karna
perasaanku terlalu besar untukmu, sampai-sampai aku buta,tuli bahakan aku gagu
saat membicarakan tentang dirimu yang begitu
indah.
Aku
yang terlalu bodoh, aku yang terlalu tolol, aku yang terlalu bego karna aku
berharap pada harapan yang tak pasti. Yaitu kamu adalah aku, dan aku adalah
kamu. Dan kini ada seseorang yang menyadarkan ku bahwa semua harapanku adalah harapan
kosong, akan tetapi sebelum “orang itu” datang aku pun ingin segera melupakanmu
namun apa yang ku dapat? Aku malah
menyakiti diriku sendiri, menyisaksa jiwa serta ragaku. Hingga aku
memutuskan biarlah ini berjalan seperti air. Dan orang itupun sekali lagi
mengingatkan bahwa “hati-hati untuk
mengharapkan sesuatu takutnya nanti..” sungguh itu kata-kata yang amat
sangat menyakikan untukku, rasanya hatiku ingin teriak bahwa aku terlanjur jatuh cinta padamu,
dan rasanya hati ku sudah teriris kecil, bahakan hatiku sudah menjadi debu yang
siap tertiup angin.
Kalau
boleh sekali lagi ku ungkapkan kata-kata ini untukmu akan ku katakana, bahwa kamu adalah orang kedua setelah kedua
orang tua ku yang dapat memberikan aku semangat dalam menjalani kehidupan ini
dan tau arti dari memperjuangkan. Andai kamu tahu bahwa kamu sangat berarti
dalam hidupku mungkin kamu.. yah sudahlah mungkin ini memang sudah waktuya aku
melupakan rasa cintaku yang besar kepadamu, melupakan semua perjuangan ku untuk
“kamu dan aku”, melupakan semua yang indah saat aku melewatinya bersamamu…
Sekali
lagi kamu sangatlah berarti untuk hidupku sekarang dan nanti. Dan kini akan ku kubur semua tentang dirimu,
walau itu akan menyakitkan diriku sendiri, dan akan ku lupakan semuanya. Hingga
akan ku mulai hidupku dari awal, dari pertama saat aku tak pernah mengenal
dirimu.. 012T
PriarupamanisJ
Wanita tolol yang masih akan memperjuangkanmu
Nanti dalam kebisuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar