Sedikit terasa aneh bukan? Aku mulai menyukai pria dengan perbedaan usia lebih tua dariku hingga 9 tahun, memang untuk seorang wanita dengan pria apabila seorang pria lebih tua darinya tak menjadi masalah cuman bagi seorang anak remaja yang mulai menuju dewasa agak sedikit aneh. Dan entah darimana perasaan itu bisa muncul! Mungkinkan dari kebersamaan yang pernah kita alami? Tapi itu tak mungkin karna yang kita alami tak pernah terasa indah! Semua yang pernah terjadi hanya kebetulan. Atau mungkin aku yang terasa lebay dan masih labil? Bisa jadi!
Disetiap hariku hampir selalu saja ada sosok dirinya dalam bayangan fikiranku, tak tau darimana dirinya bisa mampir kedalam bayangan ingatan ku. Terlebih untuk saat ini aku sering membantunya menyelesaikan tugas-tugasnya jadi aku bisa lebih sedikit memahami lekuk wajahnya, goresan senyumannya, dan merekam suara halus dan lembutnya ketika sedang berbicara. Pria keturunan sunda dia memang berbeda dari pria-pria yang ku kenal sebelumnya dia lebih terkesan sederhana. Dari gaya rambut dicukurnya dengan gaya rambut ABCD(abri bukan cepak doang) yang suka dia tutupi dengan topi merahnya, matanya yang sedikit belo, bibirnya yang sedikit agak tebal, lekuk wajah yang seperti buah pir yang di balik, dan juga ada sedikit lesung pipi di sebelah kiri dan kanannya. Itulah dia
Postur badan yang tak terlalu tinggi dari tinggi badanku, jadi tak terlalu sulit untukku apabila ingin memeluknya. Tata cara bahasanya yang lembut tapi terkesan sedikit lebay (itupun kata temanku) tapi menurutku wajar apabila seorang pria menggunakan bahasa yang lembut untuk berbicara kepada wanita. Kamu yang suka mencuri-curi untuk melihatku begitupun aku, yang suka mencuri-curi untuk bisa bersama denganmu.
Kamu yang mulai bisa sedikit membuka dan menyembuhkan luka yang ada, halah aku terkesan lebay dengannya. Tapi itulah aku, aku yang menjadi diriku apa adanya tak ingin menjadi yang lain. Dihari-hari terakhir yang kurasa saat-saat indah yang singkat, kurasa sebentar lagi akan selasai aku tak dapat melihat lagi dirinya yang penuh akan kelembutan. Yaaah itu yang membuatku takut untuk kembali pulang dan tak dapat berjumpa lagi dengan dirinya. Kurasa memang dirinya telah masuk di kehidupanku walau hanya sedikit tetapi dia pria yang berhasil membuat aku bangkit dari keterpurukan yang sedangku hadapi!